Selasa, 29 Mei 2012

Siapkah Anda Menjadi Orang Kaya?

Siapkah Anda Menjadi Orang Kaya?

Saya ingin jadi orang kaya, mungkin itulah harapan dan impian banyak orang. Sangat manusiawi dan bisa dimaklumi jika kita ingin menjadi orang kaya. Meskipun kekayaan bukanlah segalanya dan uang bukanlah sumber kebahagiaan satu-satunya. Dengan harta yang berlimpah, hidup bisa lebih mudah.
Untuk menjadi orang kaya, perlu persiapan mental agar tidak terkena sindrom OKB (Orang Kaya Baru). Sebagian OKB tidak siap ketika berubah status dari miskin menjadi kaya. Banyak tingkah laku dan sikapnya yang berubah. Contoh sindrom orang kaya baru diantaranya  yaitu:

1. Sombong
Tadinya miskin tidak punya apa-apa terus menjadi orang kaya yang punya banyak harta benda bisa membuat seseorang menjadi sombong. Pamer rumah megah atau mobil mewah. Segala sesuatu yang dimiliki maunya disebarluaskan supaya semua orang tahu kalau dia mampu. Pengalaman pergi ke sana kemari atau piknik ke luar negeri diceritakan ke tetangga kanan kiri.
Ketidaksiapan mental untuk menjadi orang kaya membuat mereka terlalu membanggakan diri. Padahal masih banyak orang yang lebih kaya dibandingkan mereka. Mungkin dulu ketika mereka masih miskin, mereka pernah merasa terhina. Jadi ketika sudah kaya, mereka merasa berhak untuk sombong.

2. Tidak Mau Bergaul
Salah satu penyakit sebagian orang kaya adalah tidak mau bergaul dengan masyarakat sekitar. Mereka cenderung individualis dan hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri. Terkadang dengan tetangga pun mereka tidak mau saling kenal. Apalagi bertegur sapa dan bertukar cerita.
Mereka hanya ingin bergaul dengan kelompoknya saja. Entah karena sibuk atau merasa “nggak level” untuk bergabung dengan masyarakat yang biasa-biasa. Terkadang perasaan merasa diri lebih superior membuat mereka tidak mau bergaul.

3. Kurang Peduli
Ada sebagian orang kaya yang kurang peduli dengan kondisi sekitarnya. Terkadang keluarganya sendiri kurang diperhatikan. Mereka memiliki kekayaan yang melimpah ruah sementara orang tua atau kakak adiknya masih hidup kekurangan. Seharusnya mereka membantu meringankan beban keluarga.
Terkadang mereka memberi bantuan tapi pakai hitung-hitungan. Seperti bank atau tukang kredit jalanan. Bagi mereka materi adalah segalanya. Segala sesuatu dihitung dengan nilai uang.
Menjadi orang kaya perlu persiapan mental agar terhindar dari penyakit tersebut  di atas. Orang yang tidak siap mentalnya akan berubah perilakunya ketika menjadi kaya. Salah satu alat untuk menguji kepribadian seseorang adalah ketika orang itu sedang diberi kekuasaan dan kekayaan. Watak asli orang tersebut akan terlihat dengan jelas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar