Selasa, 08 Mei 2012

Nokia Semakin Terpuruk Tahun Ini


 



Nokia Semakin Terpuruk Tahun Ini


Nokia merupakan raksasa vendor Ponsel yang kita kenal selama 15 tahun terakhir. "HP sejuta umat" sempat disematkan pada Vendor asal Finlandia tersebut.Sebab, pada kisaran 14 Nokia menguasai hampir setengah dari pangsa pasar ponsel. Dengan ponsel ber-OS Symbian pada saat itu, jelas nokia tidak ada saingan selain Windows Mobile milik PDA. Dengan kondisi seperti itu Nokia menjadi raja dan berpredikat sebagai pembuat ponsel terbanyak di Dunia berlangsung selama 14 tahun. Namun seiring munculnya ponsel ber-OS lainnya seperti BlackBerry,iOS dan Android, para pengguna ponsel beralih ke teknologi smartphone yang punya performa lebih bagus.Apalagi penetrasi Android, dan BlackBerry 2 tahun ini sangat kuat membuat Nokia jatuh pada kuartal pertama tahun ini.

Dikutip dari situs teknologi The verge, Jumat (27/4/2012) kuartal pertama tahun ini, Nokia menjual 82,7 juta ponsel dan untuk pertama kalinya disalip Samsung dengan penjualan 93,5 juta. Sehingga, posisi leader pembuat ponsel kini diambil alih oleh Samsung dengan Androidnya.Sebuah lembaga riset Strategy Analytics dan IHS iSuppli melaporkan bahwa Nokia mengalami kemacetan di penjualan ponsel low-end, sementara Lumia ponsel yang digadang-gadang menjadi saingan Android belum mampu berkata banyak di jajaran smartphone.

Tahun lalu pada kuartal yang sama Nokia masih mennjadi pemimpin di pasar dengan market share sebanyak 30,4 % dan Samsung hanya 19,3%. Namun, untuk saat ini Samsung berbalik unggul dengan menguasai 25% pasar, sedangkan Nokia turun drastis ke angka 22,5 %

Strategy Analytics mengatakan bahwa samsung mengirimkan 44,5 unit smartphone dan Aple sebanyak 35 juta unit.Secara produksi IHS iSuppli menyebutkan Samsung hanya menjual sebanyak 32 juta unit smartphone, lebih sedikit dari Apple dengan angka35 juta iPhone.
Fakta di atas menjadi ramalan banyak pihak bahwa Nokia akan mengalami keruntuhan kalau tidak segera melakukan inovasi yang menggebrak. (cybergodo)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar