Minggu, 27 Mei 2012

No Pain (KESAKITAN) No Gain (KEUNTUNGAN)

No Pain No Gain

Thomas Alfa Edison adalah seorang ilmuwan besar yang lahir pada 11 februari 1847 di Milan, Ohio, Amerika Serikat. Pada masa kecilnya, gurunya memvonisnya sebagai siswa idiot. Setelah tiga bulan Thomas Alva Edison dikeluarkan dari sekolah. Akhirnya, ibunya sendiri yang melatihnya membaca dan berhitung.

Kecerdasan Edison pun berkembang sampai akhirnya kelak ia menjadi pemikir terbesar sepanjang masa setelah menghasilkan 3000 jenis penemuan. Lampu listrik adalah salah satu penemuan terkenalnya. Dalam buku giografinya disebutkan kalo Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan sebanyak 999 kali.

Artinya baru pada usaha yang ke-1000 dia baru berhasil. Sungguh keuletan yang luar biasa. Seandainya saja Edison frustasi dengan kegagalan yang dialaminya dan akhirnya memutuskan tidak meneruskan penelitiannya setelah 999 kali gagal, entah akan seperti apa jadinya keadaan kita sekarang ini.

Menanggapi hal ini seringkali anak muda mengatakan,”Ah itu kan Edison, aku bukan dia. Dia juga bukan aku.” Mereka berpikir kalau hidup ini harus dijalani dengan bersenang-senang dan wajib untuk menikmati semua kenikmatan yang ditawarkan dunia ini, dan tidak perlu deh mikirin hal yang berat.

Kalo direnungkan , apakah pemikiran seperti ini benar………? Sebelum jawab, kita perlu tolok ukur tertentu, yang kemudian dijadikan mindset dalam diri kita. Kalo mindset kita Cuma bersenang-senang atau hidup dengan gaya hedonis, maka kita tidak akan memiliki rencana untuk masa depan.

Padahal zaman terus makin maju dan berkembang. Bisa-bisa kita akan terlindas kemajuan zaman. Sekarang bagaimana caranya kita bisa berkembang maksimal……? Ada satu hal penting yang harus kita perhatikan “jangan minder dan mudah putus asa sama kekurangan kita. Kalo Edison bisa, kita juga bisa berkembang maksimal asal ada kemauan dan kegigihan dalam dirimu.

Jadi ingat Pepatah yang mengatakan “Asal ada niat pasti ada jalan” Kalo tidak ada usaha jangan harapkan hasil. Inilah kegigihan yang sesungguhnya. Kegigihan berarti sukses karena kamu punya tekad buat berhasil, bukan karena ditakdirkan untuk berhasil. Perbedaan utama antara seorang yang berhasil dengan orang rata-rata, bukan karena tidak ada kekuatan atau tidak ada pengetahuan, melainkan karena tidak punya tekad.

Pernahkah kita mendengar pepatah yang mengatakan “Hidup adalah suatu marathon?” Hidup ini sebenarnya bukan perlombaan yang sangat panjang, tetapi merupakan suatu rangkaian panjang dari perlombaan-perlombaan yang lebih sukar.

Sahabat ku semua hidup adalah sebuah pertandingan. Perlu kegigihan untuk terus maju dan berkembang. Masalahnya, seberani apa kamu mengambil keputusan untuk gigih ….? Ayo, latilah diri kita untuk menjadi orang yang gigih dan nikmatilah manisnya buah dari kegigihan itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar