Sabtu, 07 Juli 2012

Bobok Pake Bra Nggak, Ya??


Bobok Pake Bra Nggak, Ya??



Akhir-akhir ini saya kok kerap mendapat email pertanyaan yang berisi keraguan rekan-rekan untuk memakai bra atau tidak saat tidur. Sejak dahulu memang terjadi saling silang pendapat mengenai hal tersebut. Ada yang melarang untuk melepas bra saat bobok agar tetek tidak melorot, namun di sisi  lain ada yang mengharuskan melepas bra saat bobok agar tubuh benar-benar beristirahat dan darah mengalir dengan lancar ke seluruh bagian tubuh.
Bagaimana sih pendapat secara ilmiah mengenai hal ini? Berikut rangkuman dari beberapa tulisan yang saya kutip…

Tidur merupakan sebuah kegiatan untuk mengistirahatkan tubuh, termasuk juga payudara. Saat tidur itulah waktu yang tepat untuk mengistirahatkan payudara Anda dengan tidak menggunakan bra. Lalu apa yang terjadi jika perempuan tidur mengenakan bra?
Tidak hanya mengistirahatkan otot, ketika tidur tubuh juga mengalami perbaikan dan detoksifikasi atau membersihkan dari racun. Bahkan tidur juga memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormone imunitas atau kekebalan tubuh.
Karena itu, alangkah baiknya jika tidur menggunakan pakaian yang longgar atau lepaskan pakaian dalam saat tidur sehingga dapat memperlancar kinerja tubuh dalam proses perbaikan. Nah bagi wanita tentunya lebih baik melepaskan bra ketika tidur.
Dikutip dari Livestrong, berikut beberapa hal yang terjadi jika wanita tidur sambil menggunakan bra (meskipun tidak semuanya):
1. Berkeringat
Ada beberapa bra khusus yang dirancang khusus untuk tidur, biasanya terbuat dari bahan nilon atau katun yang dapat membuat kulit Anda ‘bernapas’. Namun jika Anda mengenakan bra biasa untuk tidur, maka keringat dan uap air akan tetap berada di dalam bra. Hal ini bisa menyebabkan gatal-gatal dan dalam kasus ekstrem bisa menyebabkan luka.
2. Gelisah saat tidur
Bra biasa atau yang dikenakan siang hari dirancang khusus untuk menopang payudara dan memberikan bentuk yang indah. Bra seperti ini umumnya ketat dan kencang sehingga tidak nyaman bila dikenakan saat berbaring atau tidur. Wanita sering mengunakan bra yang kencang ketika tidur bisa mengalami kegelisahan dan tidur tidak nyenyak.
3. Insomnia
Dalam kasus yang ekstrem, memakai bra saat tidur juga bisa menjadi salah satu faktor insomnia karena tubuh tidak bebas bernapas.
4. Berisiko kanker payudara
Ilmuwan Sydney Singer dan istrinya Soma Grismaijer pada tahun 1991 pernah menulis dalam bukunya ‘Dressed To Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras’, yang berisi tentang perempuan yang ingin menghindari kanker payudara harus memakai bra dalam waktu sesingkat mungkin dan sebaiknya kurang dari 12 jam per hari.
“Waktu yang paling tepat untuk mengistirahatkan payudara dengan tanpa memakai bra adalah saat tidur. Jangan tidur dengan bra,” tutur Sydney Singer, seperti dicuplik dari Chetday.
Menurutnnya, menggunakan bra terlalu lama dapat meningkatkan suhu jaringan payudara dan perempuan yang memakai bra memiliki kadar hormone prolaktin (hormon yang berfungsi merangsang kelenjar air susu) yang lebih tinggi. Kedua hal ini dapat mempengaruhi pembentukan kanker payudara.
Bahkan, terlalu sering menggunakan bra terlalu ketat juga membahayakan kesehatan karena bisa membatasi aliran getah bening di payudara. Normalnya, cairan getah bening mencuci bahan limbah dan racun lain, serta menjauhkannya dari payudara.
Apa benar bobok tanpa bra bikin payudara kendur?
Jawabannya : Tidak.
Hal tersebut hanya berlaku bagi perempuan yang memiliki payudara besar (di atas rata-rata). Tidur tanpa menggunakan bra untuk wanita dengan payudara besar memang bisa membuat payudara cepat kendur. Untuk itu, sebaiknya menggunakan bra yang agak longgar (tetap nggak boleh ketat, khan?!) saat tidur sehingga bentuk payudara tidak banyak berubah.
Dr. Matthew Schulman, ahli bedah kosmetik dari New York City, menyatakan ada 3 hal yang menyebabkan pengenduran payudara, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (25/2/2012), yaitu:
  1. Berkurangnya elastin yang berfungsi membuat kulit tetap kencang.
  2. Berkurangnya struktur pendukung internal payudara yang dikenal dengan Cooper’s Ligament yang berfungsi sebagai ‘internal bra’.
  3. Berkurangan jaringan payudara karena usia, perubahan berat badan dan kehamilan.
Terlepas dari apa yang sajikan di atas, memakai atau tidak memakai bra saat tidur merupakan pilihan yang sangat pribadi. Hanya jika dilihat dari kacamata kesehatan, demikian adanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar