Rabu, 02 Mei 2012

TIDAK SEMUA PRIA CERDAS BERHATI TULUS BY Fherry Pramana



 TIDAK SEMUA PRIA CERDAS BERHATI TULUS BY Fherry Pramana

 

Kebanyakan pria cerdas memiliki kecendrungan berkencan dengan wanita yang berada di level bawahnya. Mereka mungkin merasa bosan dengan wanita yang memiliki level sama dengan jalan pikirannya, otomatis akan tsering terjadi adu pendapat di setiap kencan.
Berikut ini adalah keuntungan memiliki pasangan yang berada satu level di bawah atau mudah diperdaya:
Kata-kata mu adalah peraturan
Pada dasarnya, setiap perkataan yang dilontarkan tanpa harus melalui proses pertanyaan. Setiap yang mereka katakan adalah benar termasuk untuk kasus tujuan tempat libur, atau jenis pekerjaan. Dengan begitu tidak akan ada adu mulut.
Dia selalu kagum
Setiap wanita akan merasa bangga jika memiliki pasangan yang cerdas. Pujian akan terus terlontar karena para wanita selalu merasa dirinya tidak sehebat pasangannya. Sikap wanita ini akan dipamerkan pada sahabat pria, karena dianggap sebagai nilau plus.
Selalu percaya
Apa yang diucapkan akan dipercaya, termasuk semua rayuannya. Semakin sering mendapat ungkapan cinta akan meningkatkan kepercayaan. Hal ini akan membuat posisi aman pria, karena dengan begitu para wanita tidak akan menuntut adanya pernikahan atau komitmen. Mereka akan percaya bahwa ungkapan cinta tersebut akan terwujud suatu hari nanti.
Aman
Wanita tipe ini cenderung memiliki sifat penurut. Kenapa dikatakan aman? Karena di saat mereka ditinggalkan bersama sahabat pria pasangannya mereka tidak akan bertindak aneh-aneh. Bahkan sekalipun pria tersebut lebih tampan dari pasangannya.
Rasa ego pria lebih besar
Seorang pria dikenal dengan seseorang yang memilili ego besar dibandingkan wanita. Mereka akan memilih hasil pemikirannya sendiri termasuk saat terjadi pertengkaran. Bagi mereka, wanita pasangannya akan selalu mengalah demi ego yang dimiliki, hal ini akan membuat mereka selalu merasa menang.


SEKIAN DULU POSTINGNYA YA SEMOGA BERMANFAAT DAN BERGUNA
KUNJUNGI SAYA DI 
 
Add FACEBOOK        : Fherry Pramana
Follow di TWITTER   : Fherry_Pramana

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar