Rabu, 02 Mei 2012

Mitos Mencukur Rambut / Bulu

Mitos Mencukur Rambut / Bulu


Ada kepercayaan yang menyebar luas di masyarakat masalah rambut atau bulu-bulu yang biasa disebut orang dalam percakapan sehari-harinya. Apa kata mereka?
"Mencukur, baik itu kumis, janggut, jambang, bulu ketek kek, bulu dada kek, bulu kemaluan kek, bulu kaki kek, buLu rah kek, akan menyebabkan rambut atau bulu yang dicukur itu akan lebih panjang, lebih hitam, lebih tebal, dan lebih-lebih lainnya" by: Masyarakat_Umum
Tapi apa benar seperti itu? Pengalaman sih memang seperti itu, tapi apa kata orang pintar (bukan dukun) mengenai masalah ini? Let's bekicot!!--------!!

Sebelum kita melangkah lebih jauh ke pelaminan (Cieeeee) kita perlu tahu lebih dulu apa itu mencukur atau bercukur. Kata om Wiki, mencukur itu menghilangkan rambut dengan menggunakan pisau cukur atau benda tajam lain, untuk memotong rambut sampai rata dengan kulit. Cowok sering bercukur untuk menghilangkan bulu-bulu di wajah, dan cewek buat menghilangkan bulu kaki sama bulu ketiak.

Sekarang kita masuk ke intinya. Apa mencukur itu dapat membuat bulu-bulu tadi tumbuh lebih panjaaaaaaaang, hitam, dan tebal?
Dari MayoClinic, bercukur itu tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut. Sebelum dicukur, ujung rambut memang lebih lancip. Pas dicukur, ujung rambut jadi tumpul, jadi kalau diraba akan terasa lebih kasar. Tapi ketika mulai tumbuh lagi, ujung itu akan meruncing lagi, sehingga halus dan lembut untuk disentuh.
Misconceptionjunction.com menyebutkan kalau pertumbuhan rambut sendiri diatur oleh folikel rambut yang ada di bawah kulit. Folikel ini kerjanya tidak terpengaruh oleh kegiatan mencukur. Dari Snopes.com, rambut itu adalah kumpulan sel-sel mati. Jadi kalau rambut atau bulu dicukur, sel itu tidak akan bisa lagi mengirim sinyal ke folikel rambut di kulit untuk menumbuhkan rambut lebih banyak lagi, namanya juga sudah mati, gak bisa apa-apa lagi. Jadi tidak mungkin rambut akan tumbuh lebih tebal dan panjang karena di cukur.

Beberapa penelitian seperti dimuat keratin dimana ada pria-pria mencukur sebelah janggutnya dan juga sebelah rambut kepalanya, tapi yang sebelahnya didiamkan saja. Rambut cukuran tadi dikumpulkan dan diukur, terus rambut yang tidak dicukur juga diukur. Hasilnya? Jumlah rambut persis sama, gak peduli rambut itu sering dicukur teratur atau tidak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar